Yahoo: Data dari 500 Juta Pengguna Telah Diretas

8

Yahoo, pada hari kamis, telah mengumumkan bahwa informasi personal dari 500 juta pengguna telah dicuri oleh peretas pada tahun 2014. Dari pernyataan mereka, informasi seperti nama, alamat surel, nomor telepon, tanggal kelahiran, kata sandi dan juga pertanyaan keamanan merupakan data yang berhasil diretas. Sayangnya, Yahoo tidak memberitahukan informasi mengenai pengguna dari negara mana yang telah dirugikan oleh aksi peretasan ini.

Peretasan Yahoo, kini menjadi salah satu insiden peretasan terbesar dalam sejarah. Seperti yang kita tahu, Yahoo Mail merupakan salah satu layanan surat elektronik tertua yang hingga saat ini masih digunakan oleh banyak orang. Apabila Anda merupakan salah satu pengguna, maka kami sarankan untuk segera merubah kata sandi.

Saat ini Yahoo sedang menjalin kerja sama dengan pihak penegak hukum untuk melakukan investigasi lebih lanjut terkait aksi peretasan. Alex Holden, salah satu pendiri Hold Security, menyuarakan pendapatnya mengenai peretasan yang terjadi.

“Data yang telah dicuri sangatlah krusial karena akses yang dapat dijangkau akan menyebar hingga rekening bank, akun jejaring sosial dan layanan finansial. Tragedi ini merupakan salah satu peretasan paling besar dan sistemik.” – Alex Holden, Pendiri Hold Security

Peretasan ini tentunya akan mempengaruhi proses akuisisi oleh Verizon, yang telah dimulai pada bulan Juli kemarin. Perwakilan dari Verizon sendiri berkomentar bahwa mereka tidak memiliki informasi lebih dan memahami pengaruhnya. Munculnya informasi peretasan pada tahun 2014 ini bisa jadi disebabkan oleh pemeriksaan keamanan oleh Verizon sebelum dilaksanakan akuisisi.

Sumber: NY Times


TAG


Leave a Reply

Your email address will not be published.