Truk Tesla Semi Melakukan Traveling Solo ke Lintas Negara

249

Truk Semi keluaran Tesla telah melakukan beberapa perjalanan dari kota ke kota, tetapi bagaimana hal nya dengan perjalanan solo ke lintas negara. Dengan mengecek potongan Electrek pada kunjungan terakhirnya ke Arkansas, sang CEO, Elon Musk mencatat bahwa Semi telah melakukan perjalanan ribuan mil jaraknya sendirian, tanpa operator, bermodal menggunakan jaringan Supercharger yang tersedia. Satu-satunya bantuan yang diperlukan adalah “kabel ekstensi” untuk membantu plug truk. Tepatnya, itu adalah sistem kabel yang dihubungkan ke beberapa stasiun sekaligus untuk mengisi ulang baterai raksasa Semi sebelum perusahaan Megachargers hadir secara online.

Perjalanan solo itu mungkin dimaksudkan sebagian untuk meyakinkan pelanggan (termasuk J.B. Hunt) bahwa Semi sudah mampu menangani perjalanan jarak jauh tanpa pengawalan. Namun, hal itu meninggalkan beberapa pertanyaan terbuka. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengisi ulang menggunakan Supercharger, dan seberapa besar kemungkinan driver dapat mengandalkan mereka ketika Megacharger tidak tersedia? Meskipun mudah untuk truk yang dioperasikan Tesla untuk menyeberang AS menggunakan kerangka yang ada, hal itu akan menimbulkan masalah lain berkaitan dengan ribuan truk pihak ketiga yang juga beroperasi. Ini adalah langkah signifikan bagi Semi untuk dapat beroperasi lebih baik di jalan, dan ada beberapa langkah lagi yang harus dilalui.

Sejak peluncurannya, Tesla Semi telah mengumpulkan reservasi dari beberapa bisnis paling terkemuka di Amerika Serikat seperti FedEx dan PepsiCo. Selama kuartal pertama sepanjang 2018, Elon Musk dan CTO, JB Straubel mencatat bahwa perusahaan telah menerima sekitar 2.000 pra-pesanan untuk kendaraan.

Beberapa veteran pasar truk tetap skeptis terhadap Semi. Juru bicara Cummins Inc., salah satu pembuat mesin utama Amerika, baru-baru ini menyatakan bahwa mereka tidak melihat truk serba-listrik seperti Semi menjadi alternatif yang layak untuk tenaga jarak jauh bertenaga diesel dalam waktu dekat. Allen Schaeffer, direktur eksekutif kelompok perdagangan Forum Teknologi Diesel, juga menyatakan keraguan atas klaim Elon Musk bahwa Semi akan lebih murah untuk dijalankan dan beroperasi daripada rekan-rekannya yang bertenaga diesel.

Terlepas dari keraguan ini, Tesla mendorong dengan pengembangan truk listrik, dengan Elon Musk menyatakan selama pendapatan kuartal 2018 menyebut bahwa perusahaan telah membuat perbaikan yang signifikan sejak Semi diresmikan November lalu. Bahkan, awal tahun ini diumumkan bahwa beberapa pelanggan terbesar Semi seperti PepsiCo dan Anheuser-Busch bekerja sama dengan Tesla untuk mengembangkan dan memasang jaringan stasiun pengisian di rumah untuk kendaraan yang akan datang. Stasiun-stasiun ini akan ditempatkan cukup dekat untuk memastikan bahwa truk akan dapat melintasi rute mereka tanpa masalah jangkauan.