Telkom Blokir Netflix

Telkom Blokir Netflix Demi Lindungi Pelanggan?

116

Telkom Grup secara tegas memblokir layanan video streaming, Netflix. Telkom beralasan, pemblokiran tersebut dalam rangka melindungi konsumen Indonesia. Pasalnya, layanan Netflix belum memenuhi regulasi yang berlaku di Indonesia.

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) untuk sementara memblokir akses Netflix demi melindungi konsumen dan masyarakat Indonesia mengingat layanan video streaming asal Amerika Serikat itu belum memenuhi regulasi Indonesia.

Dalam pernyataan tertulisnya, Rabu, salah satu Badan Usaha Milik Negara itu menyebutkan bahwa langkah tersebut diambil dalam rangka melindungi konsumen Indonesia, sekaligus sebagai dukungan kepada pemerintah selaku regulator agar Netflix segera berbicara dengan regulator ataupun operator untuk memberikan kepastian layanannya di Indonesia.

Salah satunya yang menjadi perhatian Telkom adalah terkait content dimana berdasarkan Undang-Undang No. 33 tahun 2009 tentang Perfilman khususnya Pasal 57. “Content Netflix harus disesuaikan dengan aturan yang berlaku di Indonesia,” tegas Arif Prabowo selaku Vice President Corporate Communication Telkom.

Baca juga: Telkom Resmi Blokir Netflix Mulai Hari Ini

“Langkah yang kami ambil dilatarbelakangi untuk melakukan perlindungan dan kepastian layanan kepada masyarakat Indonesia,”  tambah Arif Prabowo.

Untuk melindungi konsumen dan memberikan kepastian layanan sesuai dengan himbauan Pemerintah, Netflix diharapkan mengantongi ijin usaha di Indonesia serta memiliki contact point layanan untuk memudahkan konsumennya.

Di Vietnam pemeritah setempat saat ini meminta Netflix agar memiliki ijin dari regulator setempat dan memastikan content yang disalurkan comply dengan aturan yang ada di Vietnam. Di Singapura dan juga Itali, layanan Netflix pernah diblokir hingga Netflix mematuhi regulasi yang berlaku di dua negara tersebut.

Telkom Blokir NetflixKegaduhan hari ini juga akhirnya membuat Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara turun tangan memberikan pencerahan.Dalam kicauannya di Twitter, Rabu (27/1/2016), menteri yang akrab disapa Chief RA ini membeberkan pandangannya.

Dalam kicauannya, Chief RA menekankan bahwa Netflix merupakan layanan video streaming yang harus mengikuti kebijakan yang berlaku di Indonesia, karena sudah memenuhi kategori Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).

“Salah satu kebijakan yang paling pokok diikuti oleh PSE adalah keharusan membuat Bentuk Usaha Tetap (BUT),” tulis Rudiantara.

Namun Menkominfo juga mengakui kalau untuk layanan film semacam Netflix, belum ada mekanisme sensor di Indonesia yang saat ini ditangani Lembaga Sensor Film (LSF), yang bisa mewadahi perkembangan teknologi tersebut.




Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.