Xperia Z5

Sony Xperia Z5 Dual REVIEW

308

gadgetplus.id_Xperia_Z5_Colour_RangeAvailability: November 2015

Sony Xperia Z5 merupakan flagship terbaru dari Sony Mobile yang dirilis akhir tahun lalu. Smartphone yang diluncurkan dengan 3 varian ini diharapkan dapat mengembalikan Sony Mobile dalam peta persaingan smartphone dunia.

Sony Mobile bisa dibilang gagal total ketika menghadirkan Xperia Z3+ ke pasaran. Produk yang diharapkan dapat menjadi pesaing utama dari Samsung Galaxy S6 tersebut malah mendapat respon kurang baik, termasuk dari Gadget+.

Kini, mereka kembali meluncurkan generasi terbaru dari seri flagship mereka tersebut, Xperia Z5. Simak ‘pertualangan’ kami selama 3 minggu bersama Sony Xperia Z5 Dual.

“Sony Mobile berhasil memperbaiki ‘kesalahan’ mereka pada ponsel generasi sebelumnya. Dengan selesainya isu panas berlebih, Xperia Z5 berhasil menjadi sebuah smartphone flagship yang layak dimiliki kalian para pekerja aktif namun di sisi lain gemar mengabadikan momen penting yang terjadi di sekitar.”

Walau banyak mendapat kritik terkait lifecycle dari produk mereka, Sony Mobile tetap konsisten dengan meluncurkan seri baru setiap enam bulan. Setelah isu panas berlebih yang membuat kakaknya, Xperia Z3+, mendapat kritik tajam, kini si bungsu akan berusaha membuktikan bahwa Sony Mobile telah memperbaiki berbagai isu yang ada, dan (kembali) menghadirkan produk terbaik mereka.

Terdapat 3 varian dari Xperia Z5, yaitu Xperia Z5 Compact yang dibanderol dengan harga Rp7.999.000, Xperia Z5 Premium dengan harga Rp11.999.000, serta Xperia Z5 ‘biasa’ yang akan kami ulas kali ini.

[nextpage title=”Hardware”]

gadgetplus.id_Xperia_Z5_GOLD_DESIGN_0152Sony Xperia Z5 Dual hadir dengan layar berukuran 5,2 inci yang sudah mendukung resolusi Full HD, 1080 x 1920 piksel dengan kerapatan mencapai 428 ppi. Semetara sebagaim pendukung performa utama, Sony mempersenjatai ponsel yang akan meluncur di pasar Indonesia pada akhir November ini dengan Quad-core 1.5 GHz Cortex-A53 & Quad-core 2 GHz Cortex-A57 dengan prosesor Qualcomm MSM8994 Snapdragon 810 serta didukung pula oeh GPU Andreno 430.

Untuk RAM, Sony telah mempersenjatai Xperia Z5 dengan RAM yang cukup lega, yaitu 3GB yang seharusnya lebih dari cukup untuk menjalankan semua aplikasi kesayangan Anda, serta didukung pula oleh kapasitas penyimpanan internal sebesar 32GB yang dapat ditambah dengan storage eksternal micro SD hingga 200GB.

Pada sisi kamera, Sony selalu menghadirkan kualitas kamera terbaik mereka pada seri Xperia Z kembali menanamkan sebuah kamera dengan lensa F2.0 G yang didukung oleh BIONZ for mobile untuk proses imagingnya.

Kamera yang sensor Sony 1/2.3 Exmor RS 23MP ini sendiri dapat menghasilkan gambar dengan ukuran 5520 х 4140 piksel, dan dapat merekan sebuah video dengan resolusi 2160p pada kecepatan 30fps. Sedangkan untuk kamera depan, Sony menanamkan sebuah kamera dengan resolusi 5.1 megapiksel.

[nextpage title=”Design”]

gadgetplus.id_Xperia_Z5_GREEN_DESIGN_PIU_0002Sejak generasi pertama, seri Xperia Z tidak banyak mengalami perubahan. Berbagai penyesuaian dilakukan untuk memberi pengalaman lebih baik bagi pengguna. Bahkan, desain yang hampir sama dapat kita temukan pada seri-seri lain dari Sony selain Xperia Z.

Untuk generasi terbaru ini, khususnya untuk Xperia Z5 (biasa), Sony menghilangkan desain glossy dan menghadirkan kesan doft pada body, dengan sebuah tulisan ukir Xperia pada sisi kiri ponsel yang cukup menambah kesan elegan.

Pada sisi kanan, kita akan menemukan tombol shortcut kamera, volume, serta tombol power. Perubahan yang sangat terasa terletak pada tombol power, dimana kini tombol yang ada lebih datar dan luas. Hal ini tidak terlepas dari fungsi tombol power yang kini juga berfungsi sebagai fingerprint.

Penggunaan fitur keamanan sidik jari yang digunakan oleh beberapa brand kompatitor kelihatannya membuat Sony mau tidak mau harus mulai menggunakan fitur ini juga. Tapi walau terkesan mengikuti, Sony berhasil menghadirkan pengalaman penggunaan sidik jari jauh lebih nyaman dari kompetitornya.

Apabila brand lain menempatkan di depan bawah layar atau pada bagian belakang, maka Sony menempatkannya di sisi kanan tengah yang sangat nyaman ketika kita gunakan.

Slot nano SIM serta storage eksternal dapat kita temukan pada sisi kiri, tersembunyi di balik sebuah katup pelindung. Sementara jack audio 35 mm pada sisi atas dan slot pengisian daya pada sisi bawah tidak memiliki katop pelingdung sama sekali. Namun tidak perlu khawatir, karena walau tanpa pelindung, Sony menjamin bahwa kedua slot tersebut tetap anti air.

[nextpage title=”Display”]

gadgetplus.id_Xperia_Z5_WHITE_DISPLAY_0065Layar 5.2 inci yang dimiliki Xperia Z5 sudah lebih dari cukup untuk menikmati banyak hal. Secara visual, layar berhasil menghadirkan warna-warna tajam yang mengagumkan.

Bahkan ketika kami mencoba kualitas kamera, kami tidak berani berkomentar terlalu banyak karena gambar yang dihasilkan pada layar sangatlah memukau. Seluruh warna terlihat cerah dengan detil gambar yang mengagumkan dan tajam.

Pengalaman yang tidak berbeda kami rasakan ketika menyaksikan konten video pada perangkat berdimensi 146 x 72 x 7.3 mm. Tapi kualitas layar yang mengagumkan berdampak langsung dengan daya tahan baterai yang sedikit lebih cepat habis dibanding generasi sebelumnya.

[nextpage title=”Performance”]

sony-xperia-z5Walaupun sejak awal yang dijual oleh Sony adalah kamera, namuan sebuah ponsel flagship tidak boleh hanya bagus dari satu sisi saja. Sebuah smartphone yang dibanderol dengan harga ‘cukup’ tinggi tentu harus dapat mengakomodir semua kebutuhan pengguna dengan beragam latar belakang. Dan kami pun ‘menyiksa’ Sony Xperia Z5 dengan berbagai aktivitas selama hampir 3 minggu.

Kami mencoba menjajal dua aplikasi game yang menurut kami cukup berat, yaitu Assassin’s Creed Pirates dan Asphalt 8 : AIRBORNE. Dibandingkan dengan aplikasi permainan kebanyakan, jelas dua aplikasi ini akan memaksa Xperia Z5 bekerja optimal untuk memberikan pengalaman terbaik dalam gambar beresolusi HD.

Hasilnya tidaklah mengecewakan. Walau harus cukup sabar menunggu unduhan apps yang cukup besar, namun semuanya terobati ketika kami mulai memainkannya.

Grafis HD berhasil ditampilkan dengan baik, sementara seluruh aksi dapat berjalan dengan mulus tanpa lag. Koneksi internet pun dapat terjaga dengan baik. Seluruh push email dapat diterima dan dikirim secara cepat tanpa kendala.

Hal ini tentu juga tidak terlepas dari jaringan LTE yang kami gunakan selama pengujian. Keyboard Xperia yang merupakan bawaan dapat disesuaikan dengan kenyamanan masing-masing.

Dan posisi dan layar sayang sangat responsif mempermudah ketika kita mengetikkan sesuatu. Bahkan ketika dalam sebuah sesi wawancara, pengetikan menjadi bukan masalah yang berarti. Tapi sayangnya, Sony tidak menanamkan aplikasi voice recorder bawaan, sehingga kami harus mengundahnya terlebih dahulu.

Isu ponsel tahan air yang tidak tahan air coba kami buktikan di sini. Setelah melakukan konfirmasi ke pihak Sony Mobile Indonesia, kami pun akhirnya tidak segan untuk mengajak Xperia Z5 berbasah-basah.

Mulai dari hanya sekedar ‘menenggelamkannya’ di dalam wadah berisi air, berenang, atau hanya sekedar menjadi ‘penutup’ kepala ketika hujan. Dengan sertifikat IP 68 untuk air dan debu, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Yang terpenting adalah kita tidak menggunakannya di air asin, tidak lupa menutup katup pelindung, dan segera mengeringkan perangkat setelah digunakan. Terkait isu panas yang menerpa Xperia Z3+, kelihatannya Sony berhasil menemukan solusinya.

Memang belum 100% berhasil, namun suhu panas yang kami rasakan setelah bermain game atau menggunakan perangkat dalam rentang waktu cukup lama masih dapat diterima. Terlebih, panas ini tidak menimbulkan lag, aplikasi yang mendadak tutup, atau kamera yang tidak dapat dioperasikan seperti yang terjadi pada Xperia Z3+.

[nextpage title=”Camera”]

gadgetplus.id_Xperia_Z5_White_PIU_FAST_AF_FRISBEETidak sah rasanya menguji smartphone yang diklaim sebagai smartphone kamera terbaik di dunia apabila belum mengujinya secara langsung. Seperti yang sempat disinggung sebelumnya, kami sempat enggan berkomentar banyak setelah melihat hasil bidikan Xperia Z5 pada ponsel.

Maklum, gambar yang ditampilkan terlihat luar biasa. Tidak ingin bias karena kualitas layar, kami pun melihas hasil bidikan tersebut pada perangkat computer. Walau tidak secerah tampilan pada ponsel, gambar yang terpampang tetap memiliki warna yang tajam serta kedetilan yang mengagumkan.

Itu untuk hasil di luar ruangan dengan pencahayaan yang cukup. Bagaimana ketika di dalam ruangan atau bahkan malam hari yang minim cahaya? Untuk foto di dalam ruangan, hasil bidikan Xperia Z5 tetap mengagumkan.

Begitu pula halnya dengan hasil bidikan pada malam hari. Walau hanya menggunakan fitur auto HDR, gambar yang dihasilkan sangat memuaskan. Tapi apabila kita perhatikan secara seksama, detil yang dihasilkan tidak terlalu baik dengan noise yang cukup mengganggu, khususnya apabila telah kita pindahkan ke komputer.

Namun isu ini bukanlah masalah besar, karena banyak smartphone flagship lain cukup kepayahan ketika berbicara dalam hal lowlight. Cukup banyak fitur menarik untuk kamera yang ditanamkan oleh Sony, dan yang menurut kami paling menarik adalah fitur Augmented Reality yang menghadirkan obyek virtual pada gambar kita. Fitur tambahan lainnya dapan diunnduh secara terpisah di Play Store.

Berikut adalah beberapa contoh hasil bidikan Sony Xperia Z5:

[nextpage title=”Battery”]

sony-xperia-z5-top-back-corner-1500x1000Salah satu penurunan yang kami rasa terletak pada baterai yang sebelumnya merupakan salah satu keunggulan utama Xperia Z Series. Apabila biasanya kami dapat menikmati baterai selama 2 hari ketika pemakaian normal dengan bermain game yang tidak terlalu sering, maka kali ini kami hanya mendapatkan daya sebesar 20-30 saja pada pagi hari.

Tapi tetap, performa ini lebih baik dari kebanyakan ponsel flagship yang ada dipasaran sekalipun. Kondisi yang cukup mengkhawatirkan adalah apabila kami menggunakan dual sim card, yang ternyata mempersingkat daya tahan baterai hanya menjadi sehari saja.




Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.