Serangan Pertama Anonymous

Serangan Pertama Anonymous Tipu Donald Trump, Secret Service, dan FBI

71

Belum lama kita membaca berita yang menyatakan kelompok hacker ternama di dunia, Anonymous mendeklarasikan “perang” melawan Donald Trump akibat kampanye kebencian yang diusungnya. Serangan pertama Anonymous bukannya membuat Donald Trum kalang kabut, tetapi malah membodohi salah satu kandidat calon presiden dari Partai Republik tersebut. Apa pasalnya?

Serangan Pertama Anonymous

Serangan pertama Anonymous berhasil dilancarkan. Untuk mendukung White Rose Society dan White Rose Revolt, kelompok Anonymous merilis #OpWhiteRose yang berharap sang miliuner itu terjatuh ke dalam perangkap mereka. White Rose sendiri merupakan komunitas di era Nazi Jerman yang melawan kesewenang-wenangan Hitler. Komunitas tersebut dibentuk kembali guna melawan Donald Trump yang mereka anggap sebagai fasisme era baru.

Pada Jumat kemarin, Anonymous merilis informasi pribadi Trump secara online (daring), termasuk informasi mengenai nomor telepon selular dan Social Security miliknya. Serangan balik dari pihak Trump pun langsung keluar seiring dengan pengumuman kalau Secret Service dan FBI yang akan memulai investigasi terhadap serangan pertama Anonymous tersebut.

Lucunya, informasi yang dirilis oleh Anonymous tersebut tidak didapatkan dengan cara membajak atau menerebos “pintu keamanan” siapa pun. Malahan informasi-informasi tersebut sudah tersedia secara daring selama tiga tahun sehingga bersifat legal atau sah-sah saja.

Baca Juga: Anonymous Mendeklarasikan Perang Melawan Donald Trump

Anonymous RedCult kemudian mengunggah video kedua yang menjelaskan kalau informasi tersebut sudah daring sejak 2013 lalu. Di dalam videonya ia mengatakan, “Pihak keamanan mencoba untuk menangkap orang-orang yang bertanggung jawab membocorkan akun dan nomor telepon Donald Trump secara ilegal.”

Pertanyaanya, kenapa pihak keamanan dari berbagai lapis sangat cepat merespon tindakan yang sebetulnya tidak melanggar peraturan hukum tersebut? Terlebih lagi tanpa melakukan investigasi apakah tindakan tersebut benar-benar melanggar hukum. Serangan pertama Anonymous yang sebetulnya jebakan tersebut membuktikan hal yang ingin ditunjukkan oleh kelompok hacker ini.

Video yang diunggah RedCult juga menayangkan cuplikan berita ABC News yang memberitakan kalau tindakan mereka bukanlah hal yang ilegal tetapi seolah-olah dianggap sebagai pelanggaran hukum yang serius. Kemudian si narator kembali berbicara, “Trump ingin mengubah Amerika menjadi negara yang fasis di mana seriap orang akan ditangkap hanya karena mengunggah informasi lama secara daring.”




Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.