Tarif Uber dan GrabCar

Sebentar Lagi Tarif Uber dan GrabCar Akan Setara Taksi Umum

133

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 32 Tahun 2016 tentang Regulasi Penyedia Aplikasi Transportasi yang diturunkan belum lama ini akan mengubah peta permainan layanan transportasi berbasis aplikasi, terutama dari segi tarif yang dikenakan kepada penumpang. Dianggap mengenakan tarif secara sepihak, tidak lama lagi tarif Uber dan GrabCar pun akan setara dengan tarif taksi umum.

“Masalah tarif adalah soal menemukan kesepatakan harga antara perusahaan dan pemilik mobil. Dinyatakan menurut Undang-Undang Lalu Lintas, harus ada argo dan lain-lain. Jadi enggak mungkin tarifnya berbeda-beda. Kami ingin ada kesamaan, enggak ada iri-irian,” jelas Pudji Hartanto, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dalam konferensi pers di Kementerian Perhubungan, Jumat, 22 April 2016 lalu saat ditanya tentang tarif Uber dan GrabCar mendatang.

Menurut Pudji, dalam peraturan baru yang tertera pada pasal 151, penentuan tarif bagi perusahaan transportasi berbasis aplikasi ditetapkan oleh angkutan umum serta disahkan oleh pemerintah. Nantinya, setiap tarif yang ditetapkan oleh perusahaan angkutan umum akan melewati pemerintah sebelum dilaksanakan di lapangan.

“Persetujuan ditentukan oleh argo yang telah terteta dan tarif bawah serta tarif atas untuk taksi. Nanti harganya akan hampir sama (dengan tarif taksi biasa),” tambahnya.

Pudji mengungkapkan hal ini dilakukan agar perusahaan transportasi berbasis aplikasi tidak sewenang-wenang dalam menentukan tarif sendiri. Seperti tarif Uber dan GrabCar yang saat ini ditentukan sendiri. Pun ia mengatakan argo taksi online akan diukur kebenaran atau akurasinya.

Dalam peraturan menteri tersebut juga disebutkan perusahaan transportasi berbasis aplikasi haris bekerja sama dengan perusahaan angkutan umum yang telah memiliki izin penyelenggara angkutan sehingga baik Uber atau GrabCar dan sejenisnya tidak bisa menetapkan tarif, memungut bayaran, merekrut pengemudi, atau menetukan besaran penghasilan pengemudi.

Sekarang ini tarif Uber dan GrabCar sedikit berbeda jauh. Untuk keadaan normal, GrabCar mematok tarif minimum Rp 10.000. Tarif tambahan per kilometernya dipatok Rp 4.000. Sementara Uber mematok tarif minimum yang lebih rendah, yakni Rp 3.000. Meski begitu, variabel penambahan biaya tak cuma didasarkan pada jarak, tetapi juga waktu yang ditempuh.




Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.