Moto G6 dan Moto G6 Play review: Android terbaik dan termurah di kelasnya

1792

Motorola menjamin bahwa Anda tidak akan lagi bisa menemukan tandingan smartphone yang lebih baik dengan harga ekonomis seperti ini. Mungkin kameranya memang tidak terlalu muktahir, namun di luar itu, segala sesuatunya dijamin unggul. Konsep yang dimiliki terbilang fantastis dan software-nya sendiri menyenangkan untuk digunakan dan compatible dengan kondisi apapun. Ini merupakan smartphone terbaik yang dapat dibeli seharga di bawah $250. Sama hebatnya dengan Moto G6 Play. Jika dibandingkan dengan Pixel 2 XL atatu Galaxy S9 Plus yang berkisar antara $800, maka dengan budget di bawah $250, Anda dapat memiliki Moto G6 dan Moto G6 Play dengan spesifikasi yang sama hebat sehingga layak diperhitungkan.

Dengan harga itu Anda akan memperoleh smartphone dengan desain eye catchy, dua hari nyawa baterai, serta pengalaman software terbaik dalam Android di luar Pixel atau Android One phone. Berikut ini beberapa review Moto G6 dan Moto G6 Play sebagai pertimbangan apakah ini adalah smartphone yang Anda cari:

Desain

Meskipun harganya lebih miring, desain dari smartphone ini setara dengan smartphone seharga $400 hinga $500. Desain all-glass dengan proteksi Corning Gorilla Glass 3 membuatnya terlihat mahal, selain itu phone ini begitu nyaman untuk digenggam karena desain kacanya dan terlebih dilengkapi desain melengkung di tiap sudut dengan aspek screen 18:9 ratio.

Keduanya memiliki sensor sidik jari, dan khususnya G6 terbilang cepat dan akurat, lokasinya terletak di bezel bawah screen, sedangkan sensor G6 Play terletak di belakang smartphone. Perbedaan tidak berhenti disitu. Moto G6 memiliki USB Type-C port, sedangkan G6 Play memiliki Micro-USB port versi pendahulu.

Kedua smartphone dilengkapi dengan tombol volume dan power di sisi kanan dan 3.5mm headphone.

Untuk menghemat biaya, Motorola memutuskan untuk tidak membuat kedua smarphone ini tahan air. Melainkan, perusahaan melengkapinya dengan water-repellent nano-coating sebagai perisai dan pelindung percikan air.

 

Display

Kedua smartphone ini memiliki 5. –inch IPS LCD dilindungi Gorilla Glass 3. Moto G6 memiliki resolusi Full HD (2,1660 x 1,080), sedangkan G6 Play memiliki HD+ screen (1,440 x 20). Dengan spesifikasi ini, akan lebih mudah bagi pengguna untuk menghadapi layar di outdoor karena memiliki suply cahaya maupun peredup cahaya dimanapun Anda berada.

Dibandingan dengan G6 Play dengan resolusi 720p terbilang kurang dari ideal. Resolusi yang lebih rendah dipandankan dengan layar 5.7-inch membuat segala sesuatunya kabur.

Baterai

Anda tidak akan dibuat kecewa dengan nyawa baterai. Bahkan ketika streaming podcast dan bermain Alto Odyssey selama beberapa jam, Anda mendapat sekitar lima hingga enam jam waktu layar setiap hari dengan telepon ini. Jika Anda hanya menggunakan ponsel untuk melakukan panggilan dan mengirim pesan teks, Anda mungkin tidak akan kesulitan untuk bertahan hingga hari kedua tanpa harus mengisi ulang.

Masa pakai baterai Moto G6 Play lebih baik. Baterai 4.000 mAh, ditambah dengan layar res rendah, berarti ponsel akan bertahan dua hari dengan sekali pengisian. Tidaklah mustahil untuk mendapatkan tujuh, delapan, atau bahkan sembilan jam waktu menonton dengan ponsel ini.

Kamera

G6 memiliki kamera belakang ganda dengan sensor utama 12MP (ƒ / 1.8) dan sensor 5MP RGB. Sayangnya, tidak ada stabilisasi gambar optik atau elektronik yang disertakan di sini.

Anda akan bergantung pada sensor 12MP utama untuk pemotretan normal, sementara sensor sekunder melompat saat Anda mengambil foto potret. Jika Anda mengambil foto di tempat dengan cahaya yang cukup, sensor 12MP dapat menghasilkan beberapa foto yang mengesankan.

Di bagian belakang, G6 Play memiliki sensor aperture 13MP ƒ / 2.0 tunggal. Jauh lebih sulit untuk mengambil gambar yang dapat diterima dengan kamera Play, apa pun cahaya yang ada. Warna membosankan, tidak banyak detail, dan gambar sering keluar buram atau pecah jika terlalu banyak cahaya.