Review Moto 360 Indonesia

Moto 360 2nd Generation REVIEW

170
Review Moto 360 IndonesiaMoto 360 generasi kedua resmi diperkenalkan pada pertengahan Maret lalu oleh Lonovo di Jakarta. Kehadiran jam pintar ini sekaligus menjadi penanda kembalinya brand Motorola di Indonesia. Generasi pertama Moto 360 diterima sangat baik di berbagai belahan dunia, namun akankah generasi kedua memberikan penawaran yang berbeda?

GadgetPlus.ID − Sempat booming beberapa tahun terakhir, smartwatch malah menunjukkan tren menurun sejak akhir 2015 lalu. Jam pintar dianggap tidak dapat memenuhi ekspektasi dan lebih berbau gimmick dari pada fungsi sebenarnya. Tapi pendapat tersebut tidak menghentikan kehandiran jam pintar yang digadang sebagai yang terbaik terbaik di pasaran saat ini, Moto 360 generasi kedua, untuk hadir di Indonesia.

Generasi pertama Moto 360 dianggap, bahkan hingga sekarang, sebagai salah satu smartwach Android Wear paling popular di pasaran. Perangkat ini merupakan jam pintar pertama yang benar-benar berhasil mencuri perhatian publik, dan menawarkan beberapa keunggulan dari Android Wear. Selain itu, Moto 360 generasi pertama dianggap merupakan komperasi sepadan dengan Apple Watch, dan beberapa jam pintar brand ternama lainnya.

Hadir di bawah bendera Lenovo, Moto 360 menawarkan empat varian, yaitu Cognac Leather 46mm, Small Black Leather 42mm, Sport Black 45mm, dan Rose Gold 42mm. Dan kali ini, produk yang kami ulas adalah Small Black Leather yang dibanderol dengan harga Rp4.999.000.

Review Moto 360 IndonesiaDisain

Moto 360 generasi kedua versi Small Black Leather hadir dengan ukuran linkar jam seluas 42mm. Ukuran ini merupakan ukuran jam pada umumnya yang biasa kita temukan pada jam konvensional. Warna hitam yang menjadi warna dasar dari seluruh elemen membuat tampilan layar menjadi lebih menonjol ketika aktif. Berbeda dengan Huawei Watch yang layarnya sedikit menjorok ke dalam, layar Moto 360 berada sejajar dengan frame. Permukaan sejajar ini dilindungi oleh permukaan Corning Gorilla Glass 3 yang membuatnya tidak rentan baret.

Tombol multifungsi yang pada generasi pertama berada pada arah jam 3, maka kali ini bergeser menjadi pada arah jam 2. Perubahan posisi ini membuat tombol lebih nyaman untuk digunakan dari pada posisi generasi sebelumnya.

BACA JUGA: Lenovo Yoga 900 REVIEW: Laptop Multimode Untuk Segala Kebutuhan

Kembali ke layar, Moto 360 menggunakan layar sentuh IPS 1,37 inci dengan resolusi 360 x 325 piksel dan 263ppi. Untuk ukuran 46mm sendiri, layarnya memiliki ukuran 1,56 inci dengan resolusi 360 x 330 piksel dan 233ppi. Apabila dibandingkan dengan generasi pertama, kualitas layar mendapat peningkatan cukup signifikan, khususnya dalam hal kerapatan piksel yang membuat tampilan menjadi lebih tajam. Tapi tidak seperti Huawei Watch yang memiliki layar satu lingkaran penuh, Moto 360 masih memiliki bazel hitam di bagian bawahnya.

Perangkat Keras

Moto 360 Generasi Kedua tidak hanya mendapat permak ditampilan luar, tapi juga ‘organ’ dalam yang tidak kalah penting. Berbekal sistem operasi Android Wear, Moto 360 dipersenjatai dengan prosesor Quad-core 1.2 GHz Cortex-A7 Qualcomm MSM8926 Snapdragon 400 dan Adreno 305 untuk grafisnya, yang didukung oleh memori RAM 512 MB. Selain itu, tersedia pula tempat penyimpanan sebesar 4GB untuk aplikasi dan musik.

Ketinggalan ponsel di rumah atau tempat kerja? Selama ada Wi-Fi, Moto 360 masih tetap dapat bekerja dan notifikasi penting akan tetap hadir di pergelangan tangan Anda. Satu lagi perubahan hardware yang cukup penting adalah kapasitas baterai yang lebih besar. Perangkat berdimensi 42 x 42 x 11.4 mm ini kini memiliki kapasitas daya sebesar 400mAh, ini lebih besar 80mAh dibandingkan generasi sebelumnya. Peningkatan kapasitas yang kelihatannya tidak seberapa ini memiliki efek yang sangat penting dalam hal kenyamanan penggunaan.

[nextpage title=”Performa”]

GadgetPlus.ID_moto-360_6Untuk melakukan pengujian, kami menggunakan Moto 360 42mm selama tiga minggu dalam kegiatan sehari-hari, mulai dari pekerjaan, navigasi, hingga berolahraga. Dan hasilnya adalah sebuah jam pintar yang dapat mempermudah berbagai kegiatan kita, baik itu pekerjaan maupun keperluan pribadi.

Ketika menempatkannya pertama kali di pergelangan tangan, Moto 360 terlihat elegan dengan tampilan minimalisnya. Layar bundar dengan widget jam yang dapat diubah, membuat tampilan perangkat yang memiliki sertifikasi water resistant IP67 ini seperti jam biasa pada umumnya. Pengaturan yang mudah dan motion sensor yang sangat baik, membuat kita tidak perlu banyak melakukan gerakan untuk sekedar ‘mengintip’ notifikasi yang muncul di layar. Walau terdapat jeda 2-3 detik ketika notifikasi muncul pada layar sejak ponsel menerima sesuatu, namun hal tersebut tidak mengganggu performa secara keseluruhan.

Status jam pinter benar-benar terasa, karena perangkat yang juga bisa terhubung dengan sistem operasi iOS ini dapat melakukan banyak hal yang tidak pernah dibayangkan dapat dilakukan sebuah jam. Ketika kita dalam perjalanan dan membutuhkan navigasi, tidak perlu pusing harus mengeluarkan perangkat ponsel, karena Moto 360 dapat melakukannya, dan hal itu memberi kenyamanan ketika Anda sendiri adalah pengendaranya.

Jam pintar yang hadir bersamaan dengan perangkat pengisian daya wireless ini juga dapat menjadi remote ketika Anda ingin menggunakan fitur kamera pada ponsel. Tidak hanya itu, bahkan Anda dapat membalas pesan yang masuk melalui fitur suara, bahkan dalam bahasa Indonesia sekalipun. Memang, untuk yang satu ini, kami masih cukup sering mengalami kendala, khususnya ketika berada diruang yang cukup bising. Fitur terakhir yang kami coba adalah fitur kesehatan, dimana Anda dapat menghitung gerakan langkah atau berapa jauh ketika kita tengah jogging di pagi hari, lengkap dengan sensor jantung dan kalori yang dibakar.

BACA JUGA: Lenovo VIBE K5 Plus Kini Hadir dengan Kapasitas RAM 3GB, Berapa Harganya?

Baterai

Tidak banyak yang perlu dibicarakan terkait daya tahan Moto 360 ketika bekerja. Dengan aktivitas sehari-hari pada umumnya, jam pintar yang talinya dapat diganti sesuka hati ini dapat bertahan hingga 2 hari apabila dalam kondisi penuh ketika digunakan. Bahkan dalam hari paling sibuk sekalipun, Moto 360 dapat bertahan setidaknya 1,5 hari.

Daya baterai yang tanggu ini tentu berimbas dengan lamanya masa pengisian daya. Namun fitur auto rotate pada layar ketika kita mengisi daya, membuatnya dapat menjadi jam meja ketika kita tengah beristirahat pada malam hari, namun di saat bersamaan, mengisi daya hingga penuh ketika kita memulai aktivitas keesokan hari.

Conclusion

Moto 360 generasi kedua lebih baik dari versi orisinal dalam hampir semua aspek. Secara tampilan lebih elegan, performa lebih baik, ketika digunakan lebih nyaman, dan tentu saja, memiliki daya tahan baterai yang lebih lama. Tapi di sisi lain, perangkat ini sedikit lebih mahal dari kebanyakan jam pintar yang ada dipasaran.

GadgetPlus.ID_moto-360_5

GadgetPlus.ID_moto-360_4

GadgetPlus.ID_moto-360_7




Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.