Mobil Ikonik Volkswagen Beetle Akan Berhenti Diproduksi

500

Volkswagen akhirnya mengakhiri produksi mobil Beetle (VW Kodok) yang ikonik, mengakhiri 80 tahun kejayaan sebuah mobil yang lahir di era Reich Ketiga Hitler, mobil ini menjadi andalan budaya populer selama era 1960-an dan 1970-an dan kembali berjaya dengan model terbaru yang launching tahun 1997.

Sang produsen mobil Jerman mengatakan bahwa Volkswagen Bettle terakhir akan diproduksi di Meksiko tahun depan, di satu-satunya pabrik Volkswagen yang masih memproduksi Beetle.

Perusahaan mengatakan keputusan itu akan memungkinkan mereka untuk fokus pada model lain, mencakup portofolio mobil listriknya

Hinrich Woebcken, chief executive Volkswagen Group of America, mengatakan: “Wafatnya Beetle setelah tiga generasi, selama hampir tujuh dekade, akan membangkitkan sejumlah emosi dari banyak penggemar setia Beetle.”

Mobil ini sempat mencapai puncak kepopuleran dengan terjualnya lebih dari satu juta mobil sehari, didukung pula oleh eksploitasi bioskop Herbie the Love Bug.

Desain ergonomisnya dikembangkan oleh Ferdinand Porsche atas prinsip-prinsip usulan Adolf Hitler yang menginginkan mobil dengan tingkat fungsional mumpuni bagi rakyat jelata (people’s car atau “volkswagen”), namun kepopulerannya mengalami penurunan penjualan sepanjang era 1980-an, karena pengaruh kebangkitan VW Golf. Meski begitu, lengkungan khas serta reputasi bersahaja yang menjadi khas Volkswagen tetap menjadi favorit counterculture.

Produksi Beetle original berakhir pada tahun 2003.

Versi yang lebih licin, dengan body lebih besar dan menampilkan lebih banyak mod kontra dengan sentuhan nyentrik (seperti vas dasbor) diperkenalkan pada tahun 1997.  Versi ini memiliki mesin air conditioner di depan, tidak seperti aslinya yang menggunakan sistem berpendingin udara di bagian belakang dan telah diproduksi di pabrik VW di Puebla, Meksiko sejak tahun 1999.

VW menjual sebanyak 29.000 item di tahun 2012, tetapi berkurang hingga 8627 tahun lalu, menurut Autodata Corp.