Internet

Menkominfo: Kecepatan Internet di Ambon dan Papua Hanya 300Kbps, Dengan Harga Lebih Mahal

55

Anda merasa jika internet selular di wilayah Jakarta dan sekitarnya berjalan lambat? Tunggu dulu. Saudara kita yang berada di daerah timur rupanya merasakan jaringan internet yang jauh lebih lambat. Bahkan, jika Jakarta memiliki rata-rata kecepatan internetnya mencapai 7Mbps, beberapa wilayah Indonesia Timur rupanya hanya menikmati kecepatan internet 300Kbps.

Bersamaan dengan sebuah acara di Kuningan, Jakarta (29/6), Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara menyampaikan, kecepatan internet di Indonesia masih belum seimbang. Selain itu, harga yang harus dibayar untuk menikmati internet di Timur pun jauh lebih mahal 1.6 kalinya.

Internet

Rudiantara selaku Menteri Komunikasi dan Informatika mengakui, internet di Indonesia belum merata

“Dengan dilakukannya refarming pada 2015, kecepatan di Indonesia meningkat, namun Indonesia bukan hanya Jakarta. Masih banyak wilayah-wilayah diluar pulau Jawa yang tidak dapat merasakan akses internet sebaik di sini,” Kata Rudiantara.

Rudi menjelaskan, jika dihitung secara perkotaan, memang Indonesia memiliki kecepatan internet yang bahkan lebih bagus dari Kuala Lumpur. Namun, jika dihitung secara keseluruhan kota yang ada, kecepatan internet di Tanah Air masih tidak seimbang.

“Coba kalau dihitung juga dengan Ambon dan Papua. Saudara-saudara kita yang ada disana hanya menikmati kecepatan internet 300Kbps. Sangat jauh jika dibandingkan dengan Jakarta dan kota-kota lain di Pulau Jawa,” terangnya.

Selain kecepatan yang sangat lambat, rupanya bagi yang ingin menikmati layanan internet di Ambon dan Papua harus merogoh yang lebih dalam, dibandingkan pengguna di Jakarta. “Ga cuma lambat, di sana juga lebih mahal daripada di sini. Bayangkan, mereka harus membayar 1,6 kali lipatnya dari Jakarta, untuk kecepatan internet yang hanya 300Kbps,” tuturnya.

Kecepatan yang diraih oleh wilayah Timur itu pun baru terasa setelah petisi yang dilakukan oleh beberapa pihak, melalui situs Change.org. “Kecepatan itu saja baru didapat setelah petisi di Change.org,” ujar Rudi.

Tidak tinggal diam, saat ini Rudi pun mengaku jika pemerintah tengah mengupayakan pemerataan kecepatan internet di Indonesia. “Pemerintah tengah berusaha untuk meratakan kecepatan internet di seluruh wilayah. Salah satu bentuk upaya tersebut melalui Program Palapa Ring.”

Palapa Ring sendiri merupakan mega proyek pembangunan serat optik nasional, yang akan menghubungkan setiap pulau di Indonesia. Kabel optik sepanjang 35.280 kilometer (di laut) dan 21.807 kilometer (di darat) nantinya akan menghubungkan 34 provinsi, 440 kota/kabupaten yang ada di Tanah Air.

Rudiantara menargetkan, program Palapa Ring tersebut harus tuntas pada 2018-2019 mendatang.




Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.