Lenovo Yoga 900 Indonesia

Lenovo Yoga 900 REVIEW

185
Lenovo Yoga 900 IndonesiaLenovo Yoga 900 merupakan notebook yang tidak hanya cantik dari segi desain. Performa tinggi yang dihadirkan membuatnya layak menjadi notebook pendamping mereka yang bekerja dalam mobilitas tinggi dan membutuhkan aplikasi berat sebagai pendukungnya.

Ketika tablet berhasil menyita perhatian publin dan digadang akan menjadi pengganti notebook, banyak vendor mobile PC berusaha meningkatkan kemampuan notebook mereka. Ketika ultrabook hanya dianggap evolusi biasa, maka Lenovo meluncurkan notebook yang menjadi pembeda.

Setelah menjadi pionir kelahiran dari notebook hybrid melalui IdeaPad U1 di tahun 2010, Lenovo terus berinovasi mengembangkan notebook mereka, dan salah satu inovasi terbaru mereka adalah Lenovo Yoga 900 yang diperkenalkan di Indonesia pada akhir 2015 lalu. Yoga 900 merupakan upgrade dari produk tahun lalu, Yoga 3 Pro, yang mendapat sambutan hangat dari publik.

Inovasi yang menarik perhatian banyak pihak pada Yoga 3 pro, engsel gelang jam sebagai penyambung antara keyboard dengan layar tetap dipertahankan dan ditingkatkan kemampuannya. Malalui desain engsel uni ini, memungkinkanlayar Yoga 900 diputar sejauh 360 derajat sehingga dapat digunakan dalam berbagai mode, yaitu tablet, tenda, atau seperti notebook pada umumnya.

[nextpage title=”Design”]

Lenovo Yoga 900 IndonesiaKesan pertama ketika melihat Lenovo Yoga 900 adalah “cantik”. Desain kelihatannya menjadi salah satu focus utama Lenovo dalam mengembangkan notebook tipis ini.  Mungkin kalau kalian para pengguna produk dengan logo buah, pasti akan merasa “produk jiplakan lainnya”, namun kalian salah besar. Lenovo Yoga 900 berhasil tampil elegan dengan caranya sendiri.

Dengan balutan metal minimalis pada sisi atas dan bawah, kalian akan menyadari satu hal yang sangat berbeda antara Yoga 900 dengan notebook lainnya. Pada sisi belakang yang merupakan sambungan antara layar dengan badan notebook, kalian akan menemukan engsel unik menyerupai jam tangan. Untuk Lenovo, engsel ini bukanlah barang baru, karena sudah diterapkan diperangat Yoga mereka sebelumnya, termasuk Yoga 3 Pro.

Desain engsel ini membuat layar Yoga 900 dapat diputar sejauh 360 derajat untuk berubah fungsi menjadi tablet. 813 engsel yang membentuk penyambung engsel jam tangan tersebut membuat penyesuaian posisi layar menjadi lebih mulus. Memang ketika melakukan penyesuaian posisi layar, terasa agak berat. Namun hal ini membuat posisi layar menjadi lebih kokoh, khususnya ketika dalam bentuk tenda.

Pada panel keyboard, tidak banyak ornamen khusus yang kita temukan. Selain tulisan Yoga pada sisi kanan bawah, permukaan keyboard terasa sangat umum. Sementara untuk touchpad, terdapat semuah frame metal yang memberi kesal elegan. Sayang permukaan touchpad yang digunakan gampang kotor, khususnya ketika tangan berminyak. Hal ini terlihat munculnya pola atau bercak pada touchpad.

Slot pengisian daya, memory card, USB-C dan USB 3.0 dapat kita temukan pada sisi kiri, sementara  tombol power, reset, tombol pengaturan rotasi layar, jack audio, dan sebuah USB 3.0 port lainnya dapat kita temukan di sisi lainnya. Pada bagian engsel, kita dapat temukan jarak tipis antara satu panel dengan panel lainnya. Hal ini berfungsi sebagai fintilasi aliran udara panas yang keluar dari notebook, sehingga udara tersebut dialirkan ke belakang, bukan ke bawah. Untuk speaker, Lenovo menempatkanya di sisi kiri kanan bawah terdekat kita.

[nextpage title=”Hardware”]

Lenovo Yoga 900 IndonesiaLenovo Yoga 900 tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu Platinum Silver, Clementine Orange, serta Champagne Gold yang tengah kami review. Dipasaran sendiri, selain warna, tersedia tiga pilihan spesifikasi berdasarkan ukuran memori RAM dan kapasitas penyimpanan, yaitu 8GB RAM dengan 256GB SSD, 8GB RAM dengan 512GB SSD, serta yang paling tinggi 16GB RAM dengan 512GB SSD.

Unit yang kami riview sendiri adalah unit dengan spesifikasi paling ‘rendah’. Tapi jangan terkecoh dengan kata-kata spesifikasi rendah di sini. Selain kapastias memori RAM dan kapasitas storage, tidak ada yang membedakan antara varian satu dengan yang lainnya.

Perangkat yang memiliki dimensi 324 x 225 x 14.9 mm ini hadir dengan layar IPS berukuran 13,3 inci dengan resolusi QHD 3,200 x 1,800. Untuk dapur pacu sendiri, Lenovo telah menanamkan generasi terbaru dari prosesor Intel, yaitu generasi keenam i7-6500U, yang dikenal pula dengan sebutan Skylake. Tidak hanya itu, prosesor ini juga telah dilengkapi oleh Turbo Boost yang dapat memacu kecepatan yang ada dari 2.5GHz menjadi 3.1GHz.

Untuk audio, Lenovo mempercayakan produsen audio premium untuk menyokong perangkat premium mereka, dalam hal ini JBL. Notebook yang dilengkapi dengan kamera depan beresolusi HD 720p ini dilengkapi dengan udio JBL Stereo dengan teknologi Dolby DS 1.0. Sementara untuk baterai, Lenovo menggunakan 4 cell 66Wh yang tidak dapat dilepas.

Yang cukup menarik terletak dari adaptor yang digunakan Yoga 900. Hal ini sebenarnya sudah diterapkan di Yoga 3 Pro, dan tetap dipertahankan untuk generasi terbaru, yaitu penerapan koneksi adaptor menggunakan USB slot. Hal ini membuat kita dapat menggunakan adapator Yoga 900 untuk menjadi charger alternatif perangkat mobile, seperti smartphone atau tablet.

[nextpage title=”Performance”]

Lenovo Yoga 900 IndonesiaKetika menggunakan Yoga 900, hal pertama yang kami perhatikan adalah desain. Secara tampilan, perangkat yang dibanderol dengan harga mulai dari Rp20.799.000 ini terlihat elegan. Permukaan notebook dengan sentuhan minimalis sangat memanjakan mata. Tidak hanya itu, ketika disentuh pun, permukaan yang halus menambah ‘kecantikan’ perangkat ini. Tapi kami sedikit Engsel gelang jam yang menjadi penyambung layar dengan keyboard juga memiliki kesan kokh dan unik.

Seperti yang sudah disebutkan di awal sebelumnya, bahwa Lenovo Yoga 900 dapat digunakan dengan berbagai cara, mulai dari penggunaan seperti laptop pada umumnya, atau dengan cara stand di mana layar berdiri dan keyboard berada di bawah, seperti tenda, atau bahkan menjadi tablet.

Apabila kita memutar layar hingga menjadi berfungsi sepeti tablet, keyboard akan otomatis mati dan tidak dapat berfungsi hingga dikembalikan ke posisi semula. Namun tentu kita harus berhati-hati ketika menggukan Yoga 900 dalam mode stand atau tablet, karena sangat rawan apabila ternyata permukaan yang kita tempatkan basah atau kotor.

Lenovo Yoga 900 ringan dan tipis, seperti harapan sebuah ultrabook pada umumnya. Tapi ketipisan tersebut ternyata mengorbankan beberapa hal. Abaikan ketiadaan perangkat optik yang memang semakin jarang tertanam di dalam notebook. Yang menjadi perhatian kami adalah, dengan harga yang cukup tinggi dan dan spesifikasi mumpuni, tentu Lenovo Yoga 900 bukanlah perangkat yang digunakan untuk kegiatan sehari-hari pada umumnya. Selain USC-C yang dapat kita hubungkan dengan perangkat lain atau monitor, tidak tersedia slot untuk video output seperti HDMI ataupun DisplayPort.

Perangkat yang juga tidak menyediakan slot koneksi LAN ini memiliki layar HD yang sangat jernih. Warna terlihat tajam dengan kontras yang menakjubkan. Kami mencoba menjalankan beberapa video HD maupun Full HD, dan seuanya terlihat mengagumkan.

Tapi sebuah perangkat notebook tentu hal terpenting adalah bagaimana perangkat ini bekerja ketika menjalankan aplikasi. Ketika menghidupkan perangkat, hanya dibutuhkan waktu tidak lebih dari lima detik hingga perangkat siap digunakan. Hal ini tentu tidak terlepas dari penggunaan SSD serta performa prosesor high-end Core i7 Skylake.

Kami mencoba menjalakan beberapa aplikasi secara bersamaan, seperti Adobe Photoshop, Microsoft Word dan Excel, menjalankan aplikasi browser Chrome dan Opera, serta menjalankan aplikasi pesan, LINE dan Yahoo Messanger. Hasilnya sangat tidak mengecewakan. Yoga 900 dapat berjalan dengan lancer tanpa lag atau isu apapun. Bahkan ketika kami berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi yang lainnya, semua sesuai harapan dari sebuah perangkat premium.

[nextpage title=”Performance 2 & Conclusion”]

Lenovo Yoga 900 IndonesiaSatu hal yang kami rasa cukup mengganggu malah terletak dari aplikasi bawaan di dalam paket, salah satunya adalah anti-virus McAfee yag selalu muncul memberikan notifikasi hingga pada akhirnya dengan ringan hati kami hapus. Selain itu, kami juga menemukan kendala dari Windows 10 yang menjadi sistem operasi bawaan. Selama pemakaian, kami setidaknya melakukan dua kali reset karena ada permasalahan pada driver. Hal ini sebenarnya bukan permasalahan baru ketika kami menggunakan Windsows 10.

Ketika menjalankan program multimedia, kami sempat berpikir bahwa audio akan kurang maksimal karena penempatan speaker menghadap ke bawah. Nemun dugaan tersebut salah. Speaker stereo dari JBL yang sudah mendukung fitur Dolby berhasil menghadirkan suara maksimal. Ketika kami memainkan music, suara yang keluar sangat jernih dah detil.

Tidak hanya itu, suara yang keluar pun cukup keras, bahkan untuk digunakan sebagai sebuah media presentasi. Tidak ada perubahan kualitas audio ketika kami mendengarkan suara dalam volume maksimal.

Bagi kalian yang suka mendengarkan musik dengan banyak dentuman bass, atau menonton film aksi yang banyak ledakan, mungkin kalian perlu menambahkan speaker eksternal agal lebih maksimal. Tapi kami sendiri merasa hentakan suara dalam frekuensi rendah yang diasilkan sudah sangat baik. Kualitas suara tetap terjaga walaupun kami menggunakannya dalam mode tablet. Sayangnya tidak tersedia tombol volume visik yang mempermudah kita apabila kita menggunakan dalam mode tablet tersebut.

Hasil test benchmark Lenovo Yoga 900:

  • 3DMark: Fire Strike: 844; Sky Diver: 3,342; Cloud Gate: 5,469
  • Cinebench CPU: 291 points; Graphics: 35 fps
  • GeekBench: 3,031 (single-core); 5,591 (multi-core)
  • PCMark 8: 2,261 points
  • PCMark 8 Battery Life: 5 hours and 6 minutes
Conclusion

Lenovo Yoga 900 merupakan notebook yang tidak hanya cantik dari segi desain. Performa tinggi yang dihadirkan membuatnya layak menjadi notebook pendamping mereka yang bekerja dalam mobilitas tinggi dan membutuhkan aplikasi berat sebagai pendukungnya. Sayang, kebutuhan desain membuat Yoga 900 mengorbankan beberapa perangkat hardware yang sebenarnya cukup penting bagi para pebisnis.




Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.