Komitmen Vivo Wujudkan Teknologi Pemindai Sidik Jari Pertama di Dunia

79

Gelaran CES 2018 dimanfaatkan Vivo untuk menghadirkan smartphone siap produksi dengan teknologi sensor sidik jari generasi terbaru dari Synaptics

Komitmen Vivo dalam menghadirkan rangkaian inovasi tercanggih di industri smartphone global terus direalisasikan. Hadir di ajang CES 2018, Vivo menghadirkansmartphone siap produksi berteknologi pemindai sidik jari bawah layar pertama di dunia. Teknologi yang diperkenalkan sebagai Vivo In-Display Fingerprint Scanning Technology ini pun siap diumumkan ketersediaannya pada awal tahun 2018.

Menggandeng Synaptics sebagai mitra global, Vivo meyakini bahwa teknologi ini akan memberikan pengalaman user interface yang belum pernah ada sebelumnya, sekaligus memberikan kenyamanan dengan akses lebih mudah hanya melalui sentuhan sidik jari. Dengan teknologi ini, Vivo bersama Synaptics menjadi pionir dalam tantangan industri untuk otentifikasi sidik jari yang lebih baik dan nyaman tanpa menambahkan tombol fisik dibelakang layar.

Edy Kusuma, Brand Manager PT Vivo Mobile Indonesia menyatakan antusiasmenya terhadap kehadiran teknologi yang lama ditunggu para pelaku industri ini, “Teknologi terbaru yang dihadirkan Vivo pada ajang CES menunjukkan konsistensi dan komitmen Vivo terkait riset dan pengembangan produk dalam menghadirkan inovasi yang mendukung kebutuhan konsumen. Dengan penerimaan positif yang ditunjukkan masyarakat dan pelaku industri global, kami yakin rangkaian teknologi oleh Vivo akan meningkatkan kredibilitas serta preferensi konsumen terhadap Vivo sebagai brand smartphone pionir inovasi”, tambah Edy.

Vivo In-Display Fingerprint Scanning Technology juga mendukung berbagai skenario penggunaan selain membuka kunci dan aktif hanya ketika dibutuhkan. Ikon grafis user interface akan muncul pada layar Smartphone Vivo di berbagai skenario yang membutuhkan otentifikasi sidik jari seperti ketika layar dalam posisi off, saat melakukan otorisasi software, atau ketika melakukan proses otorisasi transaksi pembayaran via mobile. Ketika otentifikasi sidik jari tidak dibutuhkan maka grafis tidak akan muncul dan tidak akan menggangu keseluruhan pengalaman visual pengguna.

Keseriusan untuk mengembangkan teknologi pemindai sidik jari di dalam layar sejak awal terus ditunjukkan oleh Vivo. Ikut serta pada ajang Mobile World Congress (MWC) Shanghai di pertengahan 2017 lalu, Vivo menampilkan prototype teknologi sidik jari bawah layar yang diperkenalkan sebagai Vivo Under Display Fingerprint Scanning Solution. Teknologi ini mendapatkan sambutan yang luar biasa dan menjadi salah satu inovasi yang terus dinantikan perkembangannya hingga akhir tahun lalu.

Produksi menyeluruh Smartphone Vivo yang dilengkapi dengan teknologi pemindai terkemuka in-display fingerprint pertama di dunia ini didukung oleh mitra global Synaptics.

Ditengah tren layar minim bezel atau FullView Display, hadirnya teknologi pemindai sidik jari bawah layar mendukung pengembangan smartphone dengan desain yang lebih compact, nyaman, dan tentu saja tetap ramping. Hilangnya pemindai sidik jari pada bagian belakang smartphone juga membuat proses otentifikasi semakin mudah, yakni hanya dengan menyentuh layar.

Smartphone Vivo dengan teknologi In-Display Fingerprint ini kabarnya akan diperkenalkan secara luas dalam waktu dekat. Bagaimana kehadiran teknologi ini akan mempengaruhi trensmartphone global pada tahun 2018? Apakah smartphone Vivo dengan teknologi ini akan siap masuk ke pasar Indonesia?  Kita tunggu saja kejutan selanjutnya oleh Vivo Smartphone.




Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.