Jack Ma, Pendiri Alibaba dan Salah Satu Orang Terkaya Dunia, Pensiun Minggu Depan

774

Dilansir dari New York Times, pendiri dan ketua eksekutif Alibaba, Jack Ma, mengatakan berencana untuk mundur dari raksasa ecommerce China bernilai $420 Miliar untuk mengejar filantropi dalam pendidikan (7/9/18).

Jack Ma dulunya adalah mantan seorang guru bahasa Inggris, yang kemudian pada tahun 1999 ia memulai Alibaba yang saat ini menjadi raksasa ecommerce dan pembayaran digital paling berpengaruh di dunia. Hal ini mengubah pula cara orang Cina berbelanja dan melakukan pembayaran. Kekayaan Ma diperkirakan lebih dari $40 Miliar, yang saat ini membuatnya menjaid orang terkaya di Cina dan menjadi salah seorang paling dihormati.

Ma pensiun karena lingkungan bisnis Tiongkok telah memburuk, dengan Beijing dan perusahaan milik negara semakin memainkan peran intervensi dengan perusahaan. Di bawah Presiden Xi Jinping, industri internet China telah tumbuh dan menjadi lebih penting, mendorong pemerintah untuk memperketat aturan. Perekonomian Tiongkok juga menghadapi perlambatan pertumbuhan dan peningkatan utang, serta terlibat dalam perang dagang yang meningkat dengan Amerika Serikat.

“Dia adalah simbol kesehatan sektor swasta China dan seberapa tinggi mereka dapat terbang apakah dia suka atau tidak. Pensiunnya akan ditafsirkan sebagai frustrasi atau kekhawatiran ,apakah dia suka atau tidak,” ujar Duncan Clark, penulis buku “Alibaba: Rumah Jack Ma Dibangun.”

Dalam sebuah wawancara, Ma mengatakan bahwa pensiunnya bukanlah akhir dari sebuah era tetapi “awal dari sebuah era.” Dia mengatakan dia akan menghabiskan lebih banyak waktu dan kekayaannya terfokus pada pendidikan. “Saya suka pendidikan,” katanya.

Ma akan tetap berada di dewan direksi Alibaba dan terus membimbing manajemen perusahaan. Mr. Ma berusia 54 tahun pada hari Senin kemarin, yang juga merupakan hari libur di China yang dikenal sebagai Hari Guru.

Pensiun membuat Ma menjadi salah satu pendiri pertama di antara generasi pengusaha internet Cina terkemuka untuk mengundurkan diri dari perusahaan mereka. Perusahaan ecommerce termasuk Alibaba, Tencent, Baidu dan JD.com telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir dan tumbuh menjadi saingan perusahaan rekasasa sejenis Amerika seperti dengan Amazon. Untuk taipan Cina yang mengundurkan diri di usia 50-an jarang terjadi. Mereka biasanya tetap di puncak organisasi mereka selama bertahun-tahun.

Pensiunnya Mr. Ma dari Alibaba kemungkinan akan mengguncang industri internet China, yang telah terhuyung-huyung yang salah satunya dari penangkapan akhir pekan lalu Liu Qiangdong, pendiri miliarder dari pengecer online JD.com. ditangkap atas tuduhan perkosaan di Minneapolis selama perjalanan bisnis. Dia dibebaskan dan sejak itu kembali ke Beijing, di mana JD.com bermarkas.

Foto cover : Amir Cohen/Reuters