Go-Jek Mengakuisisi

Go-Jek Mengakuisisi Dua Startup Asal India

161

Go-Jek mengakuisisi dua startup dari India membuktikan kalau bukan Joey Alexander saja yang bisa Go International. Akuisisi oleh Go-Jek ini membuat mereka telah mengepakkan sayapnya hingga ke Negeri Hindustan. Aplikasi pemesan ojek asal Indonesia ini baru mengakuisis dua startup asal India, yaitu C42 Engineering dan Codeignition.

C42 Engineering sendiri merupakan startup yang bergerak khusus di bidang konsultasi teknologi. Sejumlah klien yang sudah merasakan jasa mereka adalah Flipkart dan Quintype. Sementara itu, Codeignition bergerak di bidang otomisasi struktur yang dibentuk sejak 2013 lalu. Klien mereka pun tidak main-main, sebut saja Amazon Web Services, Pupets Labs, dan Docker.

Go-Jek Mengakuisisi

Akuisisi yang dilakukan oleh Go-Jek ini menjadi muara solusi untuk mengatasi berbagai kendala teknis yang sering menjelajahi aplikasi mereka. Tidak jarang aplikasi Go-Jek di mobile yang sudah diunduh sebanyak dua juta kali ini terlihat error. Startup yang mendapatkan dukungan dana dari Sequoia Capital India dan Yuri Milner DST Global ini juga akan melakukan perekrutan sumber daya manusia di bidang IT yang berasal dari India.

“Kami akan merekrut 100 engineer, programmer, dan data scientist terbaik dari tingkat junior atau senior, dalam rentang waktu 6 hingga 12 bulan mendatang,” ujar CEO Go-Jek Nadiem Makarim seperti dilansir dari KompasTekno.

Layanan utama Go-Jek tentu saja adalah mengantar penumpang ke tempat tujuan. Namun selain mengantar penumpang, Go-Jek juga melayani beberapa layanan yaitu layanan antar jemput barang (instant courier) dan layanan pemesanan makanan, belanja, tiket dan lain sebagainya (shopping service). Khusus layanan shopping, Go-Jek hanya melayani pembelanjaan dibawah Rp 1 Juta.




Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.