Dua Mainan Ini Diduga Bahayakan Privasi Anak Anda

68

GadgetPlus.ID — Hati-hati dengan boneka mainan yang Anda beli untuk buah hati. Baru-baru ini telah beredar—terutama di Amerika Serikat—boneka mainan yang bisa membahayakan privasi anak tanpa sepengetahuan Anda, demikian menurut koalisi organisasi minat konsumer.

US Federal Trade Commission (FTC) menduga Genesis Toys, produsen mainan anak—My Friend Cayla dan i-Que Intelligent Robot—serta pengembang peranti lunak pengenal suara, Nuance Communications, melanggar peraturan yang melindungi privasi anak dan larangan praktik yang bersifat menipu.

Berbekal konektivitas Internet, boneka ini akan menanyakan informasi-informasi pribadi anak seperti nama, nama orang tua, acara TV favorit, makanan kesukaan, sekolah, dan sebagainya. Cayla pun menyertakan dukungan terselubung untuk Disney, dengan frasa-frasa bawaan yang memberi tahu anak bahwa ia sangat suka Disneyland, ingin pergi ke Epcot di Disneyworld, dan film favoritnya adalah The Little Mermaid.

Komplain sudah diajukan oleh Electronic Privacy Information Center dan Campaign for a Commercial Free Childhood. Isinya memuat dugaan bahwa kedua mainan tersebut merekam percakapan dan mengirimkan file audio melalui aplikasi ke server yang dioperasikan oleh Nuance tanpa izin orang tua. Tindakan tersebut melanggar Children’s Online Privacy Protection Act, yang menyebutkan setiap situs web harus mendapat izin orang tua sebelum menggunakan data yang diambil dari anak-anak berusia di bawah 13 tahun.

Pada ketentuan layanan Cayla dan i-Que disebutkan bahwa kedua perusahaan—Genesis dan Nuance—menggunakan rekaman percakapan untuk meningkatkan kemampuan mainan dan layanan-layanan lainnya. Opsi kedualah yang menjadi perhatian, mengingat Nuance memiliki usaha-usaha lain.

Salah satu layanan yang disediakan oleh Nuance adalah Nuance Identifier, sebuah tool pengenal suara yang dijual ke agen-agen militer, intelijen, dan penegak hukum. Tool ini memungkinkan polisi untuk mencocokkan suara-suara orang dengan basis data mereka yang memuat lebih dari 30 juta sidik suara dan dengan mudah mengidentifikasi seseorang.

Kasus pelanggaran privasi ini bukan yang pertama. Tuduhan serupa menimpa Hello Barbie buatan Mattel yang memungkinkan para peretas mengetahui secara persis alamat rumah pemilik mainan.

Pihak Nuance mengatakan bahwa mereka belum menerima surel aduan dari FTC namun menegaskan bahwa mereka akan melindungi data privasi dengan sangat serius.

“Kebijakan kami adalah tidak menggunakan atau menjual data suara untuk kepentingan pemasaran atau iklan,” ujar Richard Mack, juru bicara Nuance melalui sebuah tulisan blog. Sementara itu belum ada konfirmasi resmi dari pihak Genesis Toys.




Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.