Review Asus Zenfone Max Indonesia

Asus Zenfone Max REVIEW

14
Asus-Zenfone-Max-power-bankTentu menjengkelkan jika dalam kondisi genting harus segera berkomunikasi namun baterai smartphone Anda tiba-tiba kehabisan energi. Asus sepertinya cukup jeli dalam mengambil celah seperti ini, karena dengan Zenfone Max masalah tersebut dapat dihindari.

GadgetPlus.ID − Asus Indonesia telah memperkenalkan smartphone model terbaru yang hadir dari lini Zenfone, yakni Zenfone Max. Jika dibandingkan dengan lini Zenfone lainnya, Zenfone Max memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Asus Zenfone Max memberikan cadangan energi diatas rata-rata kemampuan baterai dari smartphone yang ada dipasaran saat ini.

Battery

Asus Zenfone Max memiliki baterai berkapasitas gahar didalamnya. Sebuah baterai lithium-polymer custom-crafted sebesar 5.000mAh ditanamkan dengan ukuran yang minimum namun memiliki energi yang maksimum. Dapat bertahan hingga dua hari dalam pemakaian normal, sehingga dengan sedikitnya siklus pengisian ulang yang harus dilakukan, pada akhirnya umur baterai Zenfone Max akan lebih awet.

“Daya tahan baterainya yang luar biasa, dapat bertahan hingga dua hari merupakan faktor yang sangat menarik. Apalagi jika dibutuhkan, Zenfone Max dapat dijadikan sebagai powerbank.”

Dengan menggunakan teknologi khusus, baterai pada Zenfone Max ini juga dapat berfungsi sebagai powerbank untuk smartphone ataupun perangkat lainnya seperti kamera dan mp3 player. Caranya cukup mudah, dengan menyambungkan perangkat yang ingin diisi dayanya menggunakan konektor microUSB, maka secara otomatis akan diisi ulang oleh Zenfone Max.

BACA JUGA: ASUS Zenwatch 2, Smartwatch Yang Membuat Anda Percaya Diri

Produsen asal Taiwan tersebut juga menyediakan fasilitas optimalisasi baterai melalui aplikasi Asus Power Saver. Ada 5 modus baterai yang dapat dipilih ditambah 2 opsi Smart Switch untuk mengoptimalkan penggunaan baterai. Diantaranya Modus Performance, Modus Normal, Modus Power Saving, Modus Super, dan Modus Customized.

[nextpage title=”Camera & Design”]
Asus_zenfone-max-cameraCamera

Untuk mendukung sisi multimedia, Asus Zenfone Max menggunakan kamera utama beresolusi sebesar 13MP. Kamera ini sanggup mengambil foto dengan resolusi maksimal hingga 4128 x 3096 piksel. Didukung dengan sensor zero shutter lag, sehingga tidak akan kehilangan momen-momen yang berlangsung cepat.

Kamera ini diperkuat dengan Laser autofocus, yang dapat mempercepat pencarian fokus terhadap objek foto dalam jarak dekat maupun jarak jauh. Dengan fitur ini dapat mengambil foto dengan fokus lebih cepat dibandingkan sistem fokus biasa.

Asus PixelMaster Camera membuat kamera Zenfone Max ini mampu menangkap gambar dan video hingga 400% lebih terang dalam kondisi cahaya yang minim. Tersedia pula dua buah LED flash yang dapat membuat hasil foto lebih natural.

Kamera depan yang disediakan Asus Zenfone Max memiliki resolusi yang cukup tinggi yakni 5MP. Tidak hanya resolusi yang tinggi, pada kamera depan ini juga mendukung sensor autofocus untuk mendapatkan hasil foto yang lebih baik.

Asus_kv_moboBody & Design

Asus memberikan dua pilihan warna hitam dan putih yang elegan dan berkelas. Ada yang berbeda dengan desain Zenfone lainnya, pada Zenfone Max dikelilingi oleh bezel plastik yang berwarna seakan-akan terlihat seperti metal, sehingga membuatnya terlihat sebagai smartphone yang berkelas.

Cover belakang memiliki motif yang cukup kesat untuk digenggam, sehingga kesan licin tidak akan terasa pada Zenfone Max ini. Bagian atas dapat terlihat dual LED flash, kamera, sebuah mikrofon, dan laser autofocus. Dalam review yang Gadget+ lakukan, menggunakan dua slot kartu dual SIM dengan IM3 Ooredoo dan XL. Sementara untuk microSD diisi dengan Sanddisk 16GB class 10. Walaupun bagian backdoornya dapat dilepas, namun baterai yang terdapat didalamnya tidak dapat dilepas.

Berpindah pada bagian sisi kanan, Asus Zenfone Max menyematkan 3 buah tombol, yakni tombol power, tombol volume atas dan bawah. Jika diteliti lebih dalam pada bagian bawahnya terdapat sebuah lubang untuk membantu ketika ingin membuka bagian backdoor. Pada bagian kiri smartphone ini tidak terlihat adanya tombol apapun.

Asus membuat lubang jack audio pada bagian atas yang berfungsi untuk memasukkan headphone. Dalam paket Zenfone Max yang kami terima, pihak Asus tidak menambahkan headphone, sehingga kami mencobanya dengan headphone lain. Sementara slot untuk microUSB terdapat pada bagian smartphone ini.

[nextpage title=”Display & Performance”]
Asus_strongDisplay

Layar yang diusung oleh Asus Zenfone Max ini adalah layar berukuran 5,5 inci IPS LCD beresolusi HD. Pada layar ini sudah dilindungi oleh Corning Gorilla Glass 4, sehingga tidak perlu repot lagi mengeluarkan budget tambahan untuk membeli screenguard tambahan.

Walaupun masih beresolusi HD, Asus Zenfone Max tetap menawarkan tingkat responsif layar yang tinggi, sehingga smartphone ini sudah mendukung sepuluh sentuhan jari. Tentu ini merupakan nilai lebih bagi Asus Zenfone Max.

Asus Zenfone Max memiliki tampilan homscreen yang sangat mudah untuk dioperasikan. Tersedianya App drawer yang dapat menampilkan segala aplikasi dan fitur yang sudah dimiliki Zenfone Max.

Performance

Dibekali oleh chipset Qualcomm Snapdragon 410 quad-core 1,2 GHz dengan dukungan grafis Adreno 306 memberikan performa gahar untuk memainkan game berkualitas HD. Untuk menopang kekuatan tersebut, Asus juga membekalinya dengan RAM berkapasitas 2GB dan memori internal 16GB yang dapat ditambahkan dengan memori eksternal hingga 64GB.

Dengan memori internal sebesar 16GB ini, Asus Zenfone Max dapat menyimpan hingga lima game berkualitas HD sekaligus. Sayang, saat pertama kali mengintsall aplikasi dan game, tidak ada opsi untuk menyimpannya di memori internal atau memori eksternal.

Asus Zenfone Max hanya dibekali beberapa sensor, diantaranya sensor accelerator, sensor e-compass, sensor proximity, sensor ambient light sensor, dan sensor hall. Semetara untuk urusan audio yang ada pada Zenfone Max masih tergolong biasa-biasa saja, ini karena belum dibekalinya teknologi Hi-Fi.




Leave a Reply

Your email address will not be published.