Apple Watch Menyelamatkan Nyawa Pengidap Isu Jantung

1384

Di kasus lain di antara gencarnya berita Apple Watch mendeteksi kondisi medis, seorang pria Australia bersaksi bahwa Apple Watch memberi peringatan akan tekanan detak jantungnya yang meninggi dan alhasil berujung kepada keselamatan nyawanya.

Menurut narasumber, pelajar berusia 24 tahun, Adam Love menerima notifikasi dari Apple Watch miliknya yang menyebutkan bahwa tekanan darah jantungnya berdetak sebanyak 130 hingga 140 denyutan per menit sehingga ia segera menemui dokter.

Dari hasil diagnosa, terdapat semacam lubang di jantung Adam, suatu kondisi serius yang dialaminya sejak lahir dan selalu luput dari perhatian. Selama hasil pemeriksaan berdasarkan data dari Apple Watch, dokter juga menemukan bahwa sistem peredaran darah pria ini mengirimkan darah ke lokasi yang salah.

Apple Watch memang bukan satu-satunya teknologi terbaru yang memberi kontribusi bagi keselamatan nyawa Adam. Tindak lanjut berupa bedah jantung dilakukan oleh daVinci 3D robot sehingga memungkinkan Adam yang juga mempelajari ilmu robotic ini pulih lebih cepat.

Kisah jam menyelamatkan nyawa seseorang bukanlah satu-satunya kisah yang dialami Adam, setidaknya terdapat empat kisah di tahun ini dimana Apple Watch mendeteksi suatu kelainan tubuh dan berperan sebagai penyelamat di masa kritis.

Nyawa seorang wanita dan anak kecil berhasil diselamatkan dari kecelakaan mobil setelah aktivasi fitur Emergency SOS. Monitor yang menghitung denyut jantung menolong diagnosis seorang remaja Florida pengidap gangguan ginjal, hal yang sama dialami pria yang mengalami serangan maag di bulan yang sama, dan kondisi jantung seorang pria Hong Kong terdeteksi pula oleh Apple Watch di musim panas ini.

Berdasarkan kisah suksesnya Apple Watch menyelamatkan nyawa sejumlah orang, menyebabkan para pengguna mendedikasikan dirinya sebagai fans for life bagi Apple. Dan meskipun Apple tidak menggunakan kisah-kisah ini unntuk tujuan advertising, CEO Tim Cook menghubungi beberapa pengguna secara personal.