6 Kebiasaan yang Dapat Merusak PC Anda

2413

Tidak ada yang abadi, terutama teknologi, tetapi komputer Anda dapat bertahan beberapa tahun jika Anda memperlakukannya dengan baik. Jika laptop Anda cenderung rusak lebih awal dari yang Anda rasa seharusnya, ada kemungkinan Anda membantunya bersama dengan beberapa kebiasaan, terutama yang buruk. Berikut adalah beberapa hal terburuk yang dapat Anda lakukan terhadap PC Anda.

1.Membiarkan Laptop Anda kepanasan 

Panas adalah musuh bebuyutan komputer. Jika komputer terlalu panas, hal ini dapat mengurangi masa pakai perangkat keras di dalamnya, seperti prosesor, kipas, dan baterai.

Untuk komputer desktop, solusinya cukup sederhana dengan hanya membersihkan debu sesekali dan memberi tekanan udara, usahakan supaya udara mengalir bebas di komputer Anda, tidak terjebak di ruang sempit.

Laptop, di sisi lain, membutuhkan perhatian lebih. Portabilitas mereka mengarah ke banyak kebiasaan buruk, seperti menaruhnya di atas selimut. Hal ini dapat memblokir aliran udara di bawah laptop. Bila memungkinkan, gunakan laptop Anda pada permukaan yang datar, atau setidaknya pastikan pangkuan Anda bebas dari selimut dan hal-hal lain yang dapat memblokir aliran udara. Meja lap adalah cara yang baik untuk memastikan semuanya tetap dingin.

2. Menangani Laptop Anda Secara Acuh tak Acuh

Sementara komputer desktop memiliki segala keistimewaan di meja kantor Anda, laptop lebih sering mendapatkan perlakuan buruk. Tidak jarang penggunanya mengambil laptop sekaligus dengan layarnya, membuka engsel dari satu sisi dengan terlalu banyak tenaga, melemparkan laptop ke sofa, bahkan menggunakan laptop tertutup sebagai tatakan gelas untuk minuman.

Laptop dimaksudkan untuk menjadi portabel, dan beberapa dapat cukup tahan lama tetapi semakin Anda menyalahgunakannya, semakin besar kemungkinan Anda merusak sesuatu. Paling-paling, Anda hanya harus berurusan dengan engsel laptop yang usang atau celah di casing. Tetapi jika laptop Anda menggunakan hard drive tradisional, maka keiatan melempar atau mengguncang komputer (terutama jika drive aktif) dapat menyebabkan badanna terkilir atau menyentuh permukaan disk. Ini tidak umum, tetapi jika itu terjadi maka dapat menyebabkan hilangnya data.

3. Mengabaikan Keselamatan Listrik

PC Anda memiliki daya yang cukup besar dan rentan terhadap kerusakan dari lonjakan daya kecil, ini dapat terjadi setelah pemadaman listrik, setelah menyalakan perangkat berkekuatan tinggi lainnya di rumah Anda. Pastikan juga untuk mengganti baterai setiap tiga hingga lima tahun

Perlu diingat bahwa pelindung lonjakan tidak akan melindungi terhadap lonjakan tegangan tinggi (seperti kilat), tetapi dapat melindungi Anda dari gelombang yang lebih kecil dan memperpanjang umur PC Anda.

Terakhir, laptop membutuhkan perawatan lebih karena portabilitasnya. Sementara kabel daya desktop dapat duduk diam selama bertahun-tahun pada satu waktu, sementara kabel laptop mengikuti kemana Anda pergi. Umur panjang kabel tergantung pada kerutan, pukulan keras dari dinding, dan kesalahan penanganan lainnya. Ini tidak hanya membuat kabel tidak dapat diandalkan, namun juga dapat menimbulkan bahaya kebakaran.

4. Membuang Waktu untuk Pemeliharaan yang Tidak Diperlukan

Kembali pada hari-hari Windows XP, ketika perangkat keras dan komputer terbilang lambat, pemeliharaan PC mungkin telah membuat perbedaan. Tetapi kini, menghapus file tak penting tidak lantas memberi Anda peningkatan kecepatan yang nyata. Banyak utilitas “Pembersih PC” berujung penipuan yang bertujuan menjual produk mereka.

Lebih jauh lagi, beberapa jenis “pemeliharaan” mungkin sebenarnya berbahaya. Pembersih Registry hampir tidak memberikan manfaat, tetapi jika mereka menghapus entri registri yang sebenarnya Anda butuhkan, mereka benar-benar dapat menyebabkan masalah. Demikian pula, aplikasi “privasi” baru yang mengklaim menghentikan Windows 10 dari “memata-matai” Anda dapat merusak fitur tertentu tanpa Anda mengetahui alasannya.

Jika Anda ingin membersihkan hard drive Anda, gunakan utilitas Disk Cleanup bawaan Windows dan hapus semua film, musik, dan file lain yang tidak Anda gunakan. Dan jika komputer Anda berjalan sangat lambat, coba hapus program startup atau atur ulang PC Anda — jika itu tidak berhasil, mungkin saatnya untuk memutakhirkan perangkat keras Anda.

5. Menjelajahi Web Tanpa Perlindungan

Bahkan situs yang sah saja dapat terinfeksi malware dan serta merta meneruskan masalah tersebut kepada Anda. Menjelajah dengan hati-hati saja tidak menjamin keselamatan PC,  Anda perlu menginstal antivirus di komputer Anda.

Untungnya, fitur Windows Defender bawaan Microsoft bekerja dengan cukup baik. Jika Anda menginginkan perlindungan ekstra, AntiMalware-nya sedikit lebih galak dengan perlindungannya. Versi gratisnya cukup bekerja dengan baik jika Anda hanya ingin menjalankan pemindaian sesekali, sementara versi berbayarnya menyertakan fitur anti-eksploitasi yang memblokir situs berpotensi bahaya sebelum mereka sampai ke layar Anda.

Di atas itu, praktik keamanan dasar lainnya masih berlaku: perbarui perangkat lunak Anda (baik Windows dan program yang Anda gunakan), gunakan kata sandi yang baik, dan pelajari cara mengenali penipuan phishing. Ini mungkin tampak sepele, tetapi dampak yang ditimbulkan dari malware atau ransomware dapat berakibat kerusakan fatal.

6. Meninggalkan Komputer Anda Tanpa Pengawasan

Meninggalkan komputer Anda sendirian di suatu tempat memang tidak akan merusaknya, tetapi tidak menepis kemungkinan komputer Anda akan berakhir tanpa fungsi. Jangan tinggalkan komputer tanpa pengawasan, bahkan sedetik pun. Tidak hanya dapat dengan mudah dicuri, tetapi juga mengejutkan akan apa yang bisa dilakukan oleh oknum-oknum yang paham teknologi terhadap mesin dengan beberapa menit akses fisik  dan hal terakhir yang Anda inginkan adalah keylogger yang berjalan di komputer Anda mencuri semua informasi pribadi Anda.


TAG