10 Laptop Gaming Terbaik Di Tahun 2018

826

Perkembangan teknologi games terus berkembang searah dengan perkembangan unit atau perangkat untuk memainkannya. Para gamers juga tidak harus diam di rumah atau studionya hanya untuk bermain di sebuah alat yang tidak bisa dibawa-bawa kemana-mana. Dan sekarang lebih mudah bermain dengan perangkat terbaik, entah itu dengan gadget atau smartphone temasuk laptop gaming yang dimainkan secara mobile di mana saja.

Laptop adalah pilihan terbaik untuk mobile, selain layar yang cukup besar dan spesisifikasi hardware yang sangat menunjang untuk memainkan games yang “berat” dari tampilan grafis. Pastinya kemampuan laptop sekarang jauh sekali dari 5 atau 10 tahun yang lalu.

Mungkin menjalankannya dengan Windows 10, tetapi Anda bisa saja memakai laptop gaming dengan teknologi Nvidia Max-Q untuk MacBook Air, atau Anda dapat menggunakan laptop dengan spek yang sangat kuat dan yang dengan mudah dapat menggantikan bahkan PC game terbaik. Sekarang Razer Blade baru telah keluar, dan Computex 2018 kemarin telah memberi beberapa gambaran sekilas tentang laptop gaming.

Berikut beberapa laptop gaming yang disebut-sebut sebagai yang terbaik di tahun 2018 yang telah di uji yang di lansir dari Tech Radar.

1. MSI GS65 Stealth

CPU: Intel Core i7 | Graphics: Nvidia GeForce GTX 1070 (8GB GDDR5X VRAM, Max-Q) | RAM: 16GB | Screen: 15.6-inch FHD (1,920 x 1,080) anti-glare, wide-view 144Hz panel | Storage: 512GB M.2 SSD

MSI GS65 mengemas banyak kekuatan ke dalam paket yang sangat sederhana. Prosesor ke-8 dari intel, Intel Core i7-8750H dan GPU Nvidia GeForce GTX 1070, tidak ada yang dapat menghalangi kemampuan laptop ini. Dan salah satu yang menarik adalah tampilannya yang sederhana tidak terlihat garang. Anda akan dapat mengeluarkan kekuatan laptop ini ke mana pun Anda pergi tanpa harus menyembunyikan hobi Anda.

2. Asus ROG Zephyrus GX501

CPU: Intel Core i7 | Graphics: Nvidia GeForce GTX 1080 (8GB GDDR5X VRAM) | RAM: 16GB | Screen: 15.6-inch FHD (1,920 x 1,080) anti-glare, wide-view 120Hz panel with G-Sync | Storage: 512GB M.2 PCIe x4 SSD

Menyisihkan teknologi Max-Q Nvidia, Asus Zephyrus GX501 menggabungkan desain laptop Ultrabook yang tipis dengan kinerja PC gaming untuk menghadirkan yang terbaik kedua untuk dunia gaming Anda. Meskipun menunjukkan waktu hidup baterai di bawah standar kami, kemampuan dari notebook ini sudah tercatat dengan baik dari portabilitas dan gaya. Selain itu, suara yang dihasilkan ketika menajalankannya bisa dibilang hampir senyap, jika kebisingan adalah merupakan gangguan bagi Anda.

3. Asus ROG G703GI

CPU: Intel Core i7-i9 | Graphics: Nvidia GeForce GTX 1080 (8GB GDDR5X VRAM) | RAM: 64GB | Screen: 17.3-inch FHD (1,920 x 1,080)144Hz | Storage: 3 x 512GB SSD (M.2, RAID 0), 2TB HDD

Ada tren yang mendominasi layar laptop dalam beberapa tahun terakhir yang menjadikan laptop didesain setipis dan seringan mungkin. Asus ROG G703GI tidak menghiraukan hal tersebut, karena laptop tersebut memakai kekuatan Intel Core i9. Tentunya perangkat ini menajdi sangat besar dan yang pasti mahal. Namun itu semua mendukung kinerja gaming yang akan menyaingi beberapa PC gaming terbaik. Jangan berharap untuk membawanya ke kedai kopi tanpa membawa backup baterai ataupun charger  Namun sayang, saat ini perangkat tersebut hanya tersedia di Amerika dan Inggris.

4. Razer Blade

CPU: Intel Core i7-8750H | Graphics: Nvidia GeForce GTX 1070 (8GB GDDR5 VRAM) | RAM: 16GB | Screen: Up to 15.6-inch UHD (3,840 x 2,160) 60Hz | Storage: 512GB M.2 SSD

Razer Blade nama yang bagus untuk perangkat sperti ini. dan sekarang telah hadir versi 2018. Di luar spesifikasi yang sangat tinggi dan sasis yang elegan, laptop itu memiliki layar 4K Ultra-HD, dan spesifikasi yang tentunya benar-benar mendukung tampilannya. Diluar itu, muncul Razer Core X nantinya. Mungkin mahal, tetapi jika Anda penggemar Razer yang mencari laptop gaming terbaik, itu mungkin hanya untuk Anda.

5. Dell XPS 15 2-in-1

CPU: Intel Core i5-i7 | Graphics: Radeon RX Vega M GL Graphics with 4GB HMB2 Graphics Memory | RAM: 8GB | Screen: 15.6-inch, 4K Ultra HD (3840 x 2160) InfinityEdge anti-reflective touch display | Storage: 512GB PCIe SSD

Jika Anda menginginkan salah satu laptop gaming terbaik, tentunya tidak ingin melewatkan kegilaan ultra-portabel, dan perlu mempertimbangkan Dell XPS 15 2-in-1. Dikemas dengan prosesor Intel Kaby Lake G-series, laptop gaming ini dapat bersaing dengan para pesaingnya antara lain GTX 1050 tanpa menampilkan grafis yang benar-benar terpisah. Dan, ketika Anda menggabungkan “tenaga kuda” dengan chassis yang terlihat sebagus ini, itu adalah kemenangan total, walupun Anda harus menahan kebisingan kipas untuk menjalankannya.

6. Asus ROG Strix GL502

CPU: Intel Core i7 | Graphics: Nvidia GeForce GTX 1060 – 1070 | RAM: 16GB DDR4 | Screen: 15.6-inch full HD 1,920 x 1,080 IPS | Storage: 128GB – 256GB SSD, 1TB HDD

Asus Strix GL502 mungkin bukan desain laptop paling inovatif, menggunakan skema warna hitam dan merah yang biasa digunakan untuk membuatnya terasa seperti pesta Halloween sepanjang tahun. Tapi tidak diragukan ini adalah salah satu laptop terbaik ketika dipakai game di 1080p. Faktanya, kami dapat melakukan crank pada pengaturan di Overwatch tanpa jatuh di bawah 60fps. Masa pakai baterai mengkuatirkan, namun tentu saja, tampilan di layar, kinerja dan sistem suara onboard lebih baik dari sekedar untuk mengatasinya.

7. Gigabyte Aero 15

CPU: Intel Core i7 8750H | Graphics: Nvidia GeForce GTX 1060 (6GB GDDR5) | RAM: 8GB – 16GB | Screen: 15.6-inch, FHD (1,920 x 1,080) LCD anti-glare | Storage: 512GB SSD

Salah satu perangkap terbesar dalam hal laptop gaming terbaik adalah Anda biasanya terjebak dengan perangkat besar dan ukuran tersbut yang membuat Anda malu untuk tampil ke publik. Untungnya Gigabyte Aero 15 membuang tradisi itu. Laptop ini memiliki 6-core generasi ke-8 Intel I7-8750H dan GTX 1060 ke dalam paket yang memungkinkannya untuk lulus sebagai Ultrabook. Dan, berkat prosesor yang tangguh itu, Aero 15 sama baik dan bagusnya seperti saat bermain.

8. Alienware 17 R5

CPU: Intel Core i9-8950HK | Graphics: Nvidia GeForce GTX 1080 (8GB GDDR5X VRAM) | RAM: 32GB | Screen: 17.3-inch QHD (2,560 x 1,440)144Hz | Storage: 246GB PCIe M.2 SSD, 1TB 7,200RPM HDD

Sejak Intel meluncurkan i9-8950HK, sudah disebut-sebut sebagai salah satu perangkat yang akan menemukan jalan belakang laptop gaming terbaik tahun 2018, dan bahkan tidak sampai satu bulan kemudian, hal tersebut terbukti benar. Alienware 17 R5 adalah laptop “beast of a performer” dengan CPU dan GTX 1080 overclock. Jika Anda ingin mendapatkan “tangki” raksasa laptop yang beratnya hampir 5 kg, komputer raksasa ini akan benar-benar menghancurkan game apa pun yang Anda mainkan. Jangan berharap menyimpannya ke dalam tas tanpa rasa sakit di punggung.

9. Alienware 13 R3

CPU: Intel Core i5 – i7 | Graphics: Nvidia GeForce GTX 1060 | RAM: 8GB – 16GB DDR4 | Screen: 13.3-inch HD 1,366 x 768 TN – QHD 2,560 x 1440 OLED touchscreen | Storage: 180GB – 512GB SSD

Tidak seperti kebanyakan laptop ukurannya, Alienware 13 R3 memiliki desain engsel-maju. Dengan memindahkan heat sink di belakang layar, menajdi sasis lebih tipis sekitar 0,81 inci (0,22 cm). Sayangnya, ini berarti Anda tidak akan menemukan banyak tas laptop 13 inci yang benar-benar sesuai dengan Alienware 13 R3. Meskipun Anda mungkin tergoda dengan adanya Nvidia GeForce GTX 1060 ukuran penuh dengan layar sentuh OLED yang menarik perhatian.

10. Razer Blade Pro

CPU: Intel Core i7 | Graphics: Nvidia GeForce GTX 1060 (6GB GDDR5) – 1080 (8GB GDDR5X) | RAM: 16 – 32GB | Screen: 17.3-inch, FHD (1,920 x 1,080) 120Hz matte IPS – UHD (3,840 x 2,160) IGZO touchscreen with G-Sync | Storage: 512GB – 2TB PCIe SSD

Akhirnya, Razer telah memperkenalkan pengganti desktop sejati yang tidak akan memberatkan Anda. Berukuran hanya dengan ketebalan 0,88 inci dengan pilihan antara layar 1080p 17-inci yang berjalan pada 120Hz atau layar sentuh 4K G-Sync-sarat, Razer Blade Pro juga memperkenalkan switch mekanik ultra-low-profile ke notebook untuk pertama kalinya. Itu adalah satu paket yang dipecantik oleh penempatan trackpad yang tidak biasa yang membuatnya lebih cocok untuk boot.